Menyikapi Kejenuhan Mengelola Bisnis Online

Menyikapi Kejenuhan Mengelola Bisnis Online – Kita semua tau bahwa pasang surut dalam hal apapun adalah merupakan sebuah hal yang biasa, terlepas dari profesi apapun yang sedang Anda jalani sekarang ini.

Menyikapi Kejenuhan Mengelola Bisnis Online

Apakah Anda menuntut pada diri Anda senidiri agar yang Anda inginkan semuanya terkabul ? atau Anda menuntut orang lain harus selalu memenuhi semua keingin Anda ? owh, tetu tidak! karena sangat mustahil 100% dari semua yang Anda inginkan dapat tercapai.

Yang harus Anda targetkan adalah seberapa besar persentasi dari apa yang Anda inginkan dan seberapa besar Anda meraih kebaikan dibandingkan hal-hal tidak baik yang menimpa Anda. jika harus dituangkan kedalam angka, lebih dari 55% harus sesuai dengan apa yang Anda cita-cita kan.

Salah satu faktor yang bisa menghambat pencapaian adalah kejenuhan dan ada yang saya ingin tekankan disini bahwa yang paling fatal adalah kejenuhan yang tanpa Anda sadari karena kondisi ini sering tidak bisa terditeksi.

Cara Menyikapi Kejenuhan Mengelola Bisnis Online

Mari kita sedikit adakan analisa, walaupun Anda sekarang merasa tidak ada suatupun yang kurang pada diri Anda dan Anda sekarang ini sedang merasa bersemangat dalam menjalankan bisnis yang menguntungkan di masa pandemi tapi apakah ada sedikit terlintas dipikiran dan perasaan Anda rasa malas, menunda pekerjaan, rasa tidak menyukai orang lain, rasa membenci orang lain, rasa iri terhadap orang lain, rasa ingin menjatuhkan.

Jika Anda mengalami perasaan itu Anda perlu menundukan kepala Anda sejenak dan kembali berpikir “apakah saya sedang mengalami kondisi jenuh terhadap yang sedang saya kerjakan atau pada kehidupan ini dan saya tidak menyadarinya?” ya, mungkin bisa jadi Anda dalam kondisi tersebut, karena Anda belum bisa meraih sesuatu yang Anda inginkan.

Baca Juga  Manfaat dan Fungsi Website untuk Bisnis UMKM

Tetapi sebagai seorang manusia yang dibekali kemampuan untuk berpikir, Anda tidak bisa berhenti sampai disitu, Anda harus mengangkat kembali kepala dan menatap kembali semua keinginan Anda, tumbuhkan kembali kekuatan yang sudah Tuhan berikan pada kita sebagai manusia.

Jika Anda sudah menemukan titik masalah yang sebenarnya terjadi berarti Anda sudah menemukan semangat baru, mulailah tindakan dari semangat baru tersebut, jadikan semuanya lebih baik dari sebelumnya, jadikan keberhasilan orang lain sebagai pemicu untuk melakukan hal-hal kreatif lainnya.

Matangkan kembali rencana yang sudah Anda buat sebelumnya dan tambahkan ide baru jika ada yang kurang, sibukan pikiran Anda dengan rencana-rencana kreatif Anda, bukan menyibukan pikiran untuk memvonis orang lain.

Saya yakin setiap manusia mempunyai kekuatan yang sangat beragam dan kekuatan itu sudah tertanam dan sudah ada dari semanjak keberadaan manusia itu sendiri.

Mulailah memikirkan apa yang akan Anda dapat saat ini dan apa yang akan Anda dapatkan dimasa depan, jadilan pribadi yang kuat, bahagiakan diri Anda, mulailah bangun kekuatan dari dalam diri Anda sendiri. seperti juga yang di tulis oleh mas Fadly Muin

Dalam sa’at-sa’at tertentu posisikanlah diri Anda sebagai orang lain tapi bukan menjadi si A atau si B, tapi posisikan sebagai diri Anda yang kedua lainnya. agar kita tidak hanya menilai orang lain tapi juga bisa menilai diri sendiri untuk menganalisa suatu hal yang tidak kita sadari seperti salah satu faktor yang bisa menghambat pencapaian, yang telah saya bahas diatas.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *